Balon, mainan anak-anak kecil tetapi penemunya adalah profesor

Siapa yang tidak tahu salah satu dekorasi pesta paling populer yang disebut balon? Tentunya semua orang sudah mengenalnya, baik itu anak-anak hingga orang tua. Balon yang semula hanya berbentuk lingkaran oval yang memiliki banyak warna kini telah ditransformasikan dengan memiliki banyak bentuk yang menarik. Tetapi terlepas dari seberapa menariknya balon itu, tahukah Anda bagaimana sebenarnya asal usul balon itu?

Balon, mainan anak-anak kecil tetapi penemunya adalah profesor
Balon, mainan anak-anak kecil tetapi penemunya adalah profesor

Balon, mainan anak-anak kecil tetapi penemunya adalah profesor

Seorang penulis buku terkenal bernama Patrick Robertson pernah menerbitkan sebuah buku berjudul ‘Book of Firsts’ di mana menyebutkan bahwa pertama kali balon karet dibuat pada tahun 1824. Gambar di belakang pembuatan balon karet pertama ternyata adalah Profesor Michael Faraday, yang selama kita tahu teorinya tentang elektromagnetisme.

Pada waktu itu Profesor Faraday menggunakan balon karet untuk salah satu eksperimennya terkait dengan hidrogen di Royal Institution di London, di mana hidrogen digunakan untuk memompa balon buatannya. Hidrogen bisa disebut sebagai bahan yang cukup berguna dalam membuat balon pada saat itu. Tetapi setelah menyadari bahwa hidrogen juga memiliki dampak negatif karena mudah meledak dan menyalakan api, akhirnya fungsinya digantikan oleh helium yang lebih aman.

Dan sekitar tahun 1920, satu perusahaan mainan di New York mencoba memproduksi 50.000 balon helium yang permukaannya dicetak dengan nama-nama perusahaan. Sedangkan untuk balon yang terbuat dari bahan lateks sendiri pertama kali diproduksi oleh J.G. Ingram of London pada tahun 1847.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *